cari artikel di blog ini

Minggu, 08 Januari 2012

perintah dasar komputer

Set Instruksi (bahasa Inggris: Instruction Set, atau Instruction Set Architecture (ISA)) didefinisikan sebagai suatu aspek dalam arsitektur komputer yang dapat dilihat oleh para pemrogram. Secara umum, ISA ini mencakup jenis data yang didukung, jenis instruksi yang dipakai, jenis register, mode pengalamatan, arsitektur memori, penanganan interupsi, eksepsi, dan operasi I/O eksternalnya (jika ada).

ISA merupakan sebuah spesifikasi dari kumpulan semua kode-kode biner (opcode) yang diimplementasikan dalam bentuk aslinya (native form) dalam sebuah desain prosesor tertentu. Kumpulan opcode tersebut, umumnya disebut sebagai bahasa mesin (machine language) untuk ISA yang bersangkutan. ISA yang populer digunakan adalah set instruksi untuk chip Intel x86, IA-64, IBM PowerPC, Motorola 68000,

ISA kadang-kadang digunakan untuk membedakan kumpulan karakteristik yang disebut di atas dengan mikroarsitektur prosesor, yang merupakan kumpulan teknik desain prosesor untuk mengimplementasikan set instruksi (mencakup microcode, pipeline, sistem cache, manajemen daya, dan lainnya). Komputer-komputer dengan mikroarsitektur berbeda dapat saling berbagi set instruksi yang sama. Sebagai contoh, prosesor Intel Pentium dan prosesor AMD Athlon mengimplementasikan versi yang hampir identik dari set instruksi Intel x86, tetapi jika ditinjau dari desain internalnya, perbedaannya sangat radikal. Konsep ini dapat diperluas untuk ISA-ISA yang unik seperti TIMI yang terdapat dalam IBM System/38 dan IBM IAS/400. TIMI merupakan sebuah ISA yang diimplementasikan sebagai perangkat lunak level rendah yang berfungsi sebagai mesin virtual. TIMI didesain untuk meningkatkan masa hidup sebuah platform dan aplikasi yang ditulis untuknya, sehingga mengizinkan platform tersebut agar dapat dipindahkan ke perangkat keras yang sama sekali berbeda tanpa harus memodifikasi perangkat lunak (kecuali yang berkaitan dengan TIMI). Hal ini membuat IBM dapat memindahkan platform AS/400 dari arsitektur mikroprosesor CISC ke arsitektur mikroprosesor POWER tanpa harus menulis ulang bagian-bagian dari dalam sistem operasi atau perangkat lunak yang diasosiasikan dengannya.

Ketika mendesain mikroarsitektur, para desainer menggunakan Register Transfer Language (RTL) untuk mendefinisikan operasi dari setiap instruksi yang terdapat dalam ISA.Sebuah ISA juga dapat diemulasikan dalam bentuk perangkat lunak oleh sebuah interpreter. Karena terjadi translasi tambahan yang dibutuhkan untuk melakukan emulasi, hal ini memang menjadikannya lebih lambat jika dibandingkan dengan menjalankan program secara langsung di atas perangkat keras yang mengimplementasikan ISA tersebut. Akhir-akhir ini, banyak vendor ISA atau mikroarsitektur yang baru membuat perangkat lunak emulator yang dapat digunakan oleh para pengembang perangkat lunak sebelum implementasi dalam bentuk perangkat keras dirilis oleh vendor.

Daftar ISA di bawah ini tidak dapat dikatakan komprehensif, mengingat banyaknya arsitektur lama yang tidak digunakan lagi saat ini atau adanya ISA yang baru dibuat oleh para desainer.

  • Data Processing/Pengolahan Data: instruksi-instruksi aritmetika dan logika.
  • Data Storage/Penyimpanan Data: instruksi-instruksi memori.
  • Data Movement/Perpindahan Data: instruksi I/O.
  • Control/Kontrol: instruksi pemeriksaan dan percabangan.

Instruksi aritmetika (arithmetic instruction) memiliki kemampuan untuk mengolah data numeric. Sedangkan instruksi logika (logic instruction) beroperasi pada bit-bit word sebagai bit, bukan sebagai bilangan. Operasi-operasi tersebut dilakukan terutama dilakukan untuk data di register CPU.
Instruksi-inslruksi memori diperlukan untuk memindah data yang terdapat di memori dan register.
Instruksi-instruksi I/O diperlukan untuk memindahkan program dan data kedalam memori dan mengembalikan hasil komputasi kepada pengguna.
Instruksi-instruksi control digunakan untuk memeriksa nilai data, status komputasi dan mencabangkan ke set instruksi lain.

Struktur Dasar Komputer

Suatu sistem komputer terdiri dari lima unit struktur dasar, yaitu:

  • Unit masukan (Input Unit)
  • Unit kontrol (Control Unit)
  • Unit logika dan aritmatika (Arithmetic & Logical Unit / ALU)
  • Unit memori/penyimpanan (Memory / Storage Unit)
  • Unit keluaran (Output Unit)

Control Unit dan ALU membentuk suatu unit tersendiri yang disebut Central Processing Unit (CPU). Hubungan antar masing-masing unit yang membentuk suatu sistem komputer dapat dilihat pada gambar berikut:

Data diterima melalui Input Device dan dikirim ke Memory. Di dalam Memory data disimpan dan selanjutnya diproses di ALU. Hasil proses disimpan kembali ke Memory sebelum dikeluarkan melalui Output Device. Kendali dan koordinasi terhadap sistem ini dilakukan oleh Control Unit. Secara ringkas prinsip kerja komputer adalah Input – Proses – Output, yang dikenal dengan singkatan IPO.

Fungsi Utama dari masing-masing Unit akan dijelaskan berikut ini:

  • Unit Masukan (Input Unit)
    Berfungsi untuk menerima masukan (input) kemudian membacanya dan diteruskan ke Memory / penyimpanan. Dalam hubungan ini dikenal istilah peralatan masukan (input device) yaitu alat penerima dan pembaca masukan serta media masukan yaitu perantaranya.
  • Unit Kontrol (Control Unit)
    Berfungsi untuk melaksanakan tugas pengawasan dan pengendalian seluruh sistem komputer. Ia berfungsi seperti pengatur rumah tangga komputer, memutuskan urutan operasi untuk seluruh sistem, membangkitkan dan mengendalikan sinyal-sinyal kontrol untuk menyesuaikan operasi-operasi dan arus data dari bus alamat (address bus) dan bus data (data bus), serta mengendalikan dan menafsirkan sinyal-sinyal kontrol pada bus kontrol (control bus) dari sistem komputer. Pengertian mengenai bus dapat dilihat di bagian bawah halaman ini.
  • Unit Logika & Aritmatika (Arithmetical & Logical Unit)
    Berfungsi untuk melaksanakan pekerjaan perhitungan atau aritmatika & logika seperti menambah, mengurangi, mengalikan, membagi dan memangkatkan. Selain itu juga melaksanakan pekerjaan seperti pemindahan data, penyatuan data, pemilihan data, membandingkan data, dll, sehingga ALU merupakan bagian inti dari suatu sistem komputer. Pada beberapa sistem komputer untuk memperingan dan membantu tugas ALU dari CPU ini diberi suatu peralatan tambahan yang disebut coprocessor sehingga khususnya proses perhitungan serta pelaksanaan pekerjaan pada umumnya menjadi lebih cepat. Pengertian mengenai coprocessor dapat dilihat di bagian bawah halaman ini.
  • Unit Memori / Penyimpan (Memory / Storage unit)
    Berfungsi untuk menampung data/program yang diterima dari unit masukan sebelum diolah oleh CPU dan juga menerima data setelah diolah oleh CPU yang selanjutnya diteruskan ke unit keluaran. Pada suatu sistem komputer terdapat dua macam memori, yang penamaannya tergantung pada apakah alat tersebut hanya dapat membaca atau dapat membaca dan menulis padanya. Bagian memori yang hanya dapat membaca tanpa bisa menulis padanya disebut ROM (Read Only Memory), sedangkan bagian memori yang dapat melaksanakan membaca dan menulis disebut RAM (Random Access Memory).
  • Unit Keluaran (Output Unit)
    Berfungsi untuk menerima hasil pengolahan data dari CPU melalui memori. Seperti halnya pada unit masukan maka pada unit keluaran dikenal juga istilah peralatan keluaran (Output device) dan media keluaran (Output media).

Pengertian BUS
Bus adalah sekelompok lintasan sinyal yang digunakan untuk menggerakkan bit-bit informasi dari satu tempat ke tempat lain, dikelompokkan menurut fungsinya Standar bus dari suatu sistem komputer adalah bus alamat (address bus), bus data (data bus) dan bus kontrol (control bus). Komputer menggunakan suatu bus atau saluran bus sebagaimana kendaraan bus yang mengangkut penumpang dari satu tempat ke tempat lain, maka bus komputer mengangkut data. Bus komputer menghubungkan CPU pada RAM dan periferal. Semua komputer menggunakan saluran busnya untuk maksud yang sama.
Pengertian Coprocessor
Coprocessor adalah Mikroprosesor tambahan (auxiliary processor) untuk membantu tugas dari prosesor utama (CPU). Sebenarnya latar belakang adanya coprocessor ini dimaksudkan untuk menutupi kelemahan dalam perhitungan matematika dan aritmatika pada prosesor Intel 8088. Tugas utamanya untuk melaksanakan perhitungan matematika dan aritmatika sehingga tidak menjadi beban prosesor Intel 8088.


Sumber:
1. Achmad Bachrum, PC: Kenali Sebelum Membeli, PT. Elex Media Komputindo, 1991
2. Drs. Suyanto, MM., —–, —–, 199-

Set Instruksi arsitektur

  1. ISA adalah antarmuka antara perangkat lunak dan perangkat keras.
  2. Ini adalah set instruksi yang menjembatani kesenjangan antara bahasa tingkat tinggi dan perangkat keras.
  3. Untuk prosesor untuk memahami perintah, itu harus dalam biner dan tidak dalam Bahasa Tingkat Tinggi. ISA mengkodekan nilai-nilai ini.
  4. ISA juga mendefinisikan item di komputer yang tersedia untuk programmer. Misalnya, ia mendefinisikan tipe data, register, mode pengalamatan, organisasi memori dll
  5. Register mode Mengatasi tinggi adalah cara di mana instruksi menemukan operan mereka.

Organisasi memori mendefinisikan bagaimana berinteraksi dengan instruksi memori.

Komputer organisasi

Organisasi Komputer membantu mengoptimalkan kinerja produk-produk berbasis. Sebagai contoh, perangkat lunak insinyur perlu mengetahui kemampuan pengolahan prosesor. Mereka mungkin perlu mengoptimalkan perangkat lunak untuk mendapatkan kinerja yang paling dengan mengorbankan sedikit. Hal ini dapat memerlukan analisis cukup rinci dari organisasi komputer. Sebagai contoh, dalam sebuah decoder multimedia, desainer mungkin perlu untuk mengatur data yang paling untuk diproses di jalur data tercepat dan berbagai komponen diasumsikan berada di tempat dan tugas adalah untuk menyelidiki struktur organisasi untuk memverifikasi bagian-bagian komputer beroperasi.

Organisasi komputer juga membantu rencana pemilihan prosesor untuk suatu proyek tertentu. Proyek multimedia mungkin membutuhkan akses data yang sangat cepat, sedangkan perangkat lunak pengawas mungkin perlu menyela cepat.

Kadang-kadang tugas-tugas tertentu perlu komponen tambahan juga. Sebagai contoh, sebuah komputer mampu virtualisasi kebutuhan memori virtual hardware sehingga memori komputer simulasi yang berbeda dapat disimpan dipisahkan.

Organisasi komputer dan fitur juga mempengaruhi konsumsi daya dan biaya prosesor.

Kinerja

Kinerja komputer modern arsitektur sering digambarkan sebagai MIPS per MHz (jutaan instruksi per jutaan per detik siklus per detik dari kecepatan clock ). Metrik ini secara eksplisit mengukur efisiensi arsitektur pada setiap clock speed. Karena clock yang lebih cepat dapat membuat komputer lebih cepat, ini adalah pengukuran, yang bermanfaat secara luas. Instruksi komputer bersejarah kompleks ditetapkan telah MIPS / MHz serendah 0,1 (Lihat instruksi per detik ). Prosesor modern sederhana dengan mudah mencapai mendekati 1. Superscalar prosesor dapat mencapai tiga sampai lima dengan mengeksekusi beberapa instruksi per clock cycle. Multicore dan vektor pengolahan CPU dapat berkembang biak ini lebih lanjut dengan bertindak pada banyak data per instruksi, dan memiliki beberapa CPU mengeksekusi secara paralel. Menghitung instruksi bahasa mesin akan menyesatkan karena mereka dapat melakukan berbagai jumlah bekerja di ISA berbeda. The "instruksi" dalam pengukuran standar tidak hitungan instruksi aktual ISA bahasa mesin, tetapi unit sejarah pengukuran, biasanya didasarkan pada kecepatan VAX arsitektur komputer. Secara historis, banyak orang diukur kecepatan dengan clock rate (biasanya dalam MHz atau GHz). Hal ini mengacu pada siklus per detik dari jam utama dari CPU. Namun, metrik ini agak menyesatkan, sebagai mesin dengan clock rate yang lebih tinggi mungkin tidak selalu memiliki kinerja yang lebih tinggi. Akibatnya produsen telah pindah dari clock speed sebagai ukuran kinerja.

Kinerja komputer juga dapat diukur dengan jumlah cache prosesor memiliki. Jika kecepatan, MHz atau GHz, adalah untuk menjadi mobil maka cache seperti tangki bensin. Tidak peduli seberapa cepat mobil berjalan, masih akan membutuhkan untuk mendapatkan gas. Semakin tinggi kecepatan, dan semakin besar cache, semakin cepat prosesor berjalan [. meragukan ]

Faktor-faktor lain mempengaruhi kecepatan, seperti campuran unit fungsional , bus kecepatan, memori yang tersedia, dan jenis dan urutan instruksi dalam program-program yang dijalankan.

Di komputer rumah khas, cara paling sederhana, paling dapat diandalkan untuk mempercepat kinerja biasanya untuk menambah memori akses acak (RAM). RAM lebih meningkatkan kemungkinan bahwa data yang diperlukan atau program akan di RAM. Jadi, sistem ini kurang mungkin perlu untuk memindahkan data memori dari disk. Disk sering sepuluh ribu kali lebih lambat dari RAM karena memiliki komponen mekanis yang harus bergerak untuk mengakses data.

Ada dua jenis utama kecepatan, latency dan throughput. Latency adalah waktu antara awal proses dan selesai. Throughput adalah jumlah pekerjaan yang dilakukan per satuan waktu. latency Interrupt adalah waktu respon maksimum dijamin sistem untuk acara elektronik (misalnya ketika hard disk selesai memindahkan beberapa data).

Kinerja dipengaruhi oleh rentang yang sangat luas pilihan desain - misalnya, pipelining prosesor biasanya membuat latency lebih buruk (lebih lambat) tetapi membuat throughput yang lebih baik. Komputer yang mengontrol mesin biasanya perlu mengganggu latency rendah. Komputer-komputer ini beroperasi dalam waktu-nyata lingkungan dan gagal jika operasi adalah tidak diselesaikan dalam jumlah waktu tertentu. Sebagai contoh, komputer yang dikendalikan rem anti-lock harus dimulai pengereman dalam waktu, diprediksi singkat setelah pedal rem dirasakan.

Kinerja komputer dapat diukur menggunakan metrik yang lain, tergantung pada domain aplikasi tersebut. Sebuah sistem mungkin CPU terikat (seperti dalam perhitungan numerik), I / O terikat (seperti dalam aplikasi webserving) atau memori terikat (seperti dalam video editing). Konsumsi daya telah menjadi penting dalam server dan perangkat portabel seperti laptop.

Pembandingan mencoba untuk mengambil semua faktor-faktor ini dengan mengukur waktu komputer yang diperlukan untuk menjalankan melalui serangkaian program tes. Meskipun benchmarking menunjukkan kekuatan, itu tidak dapat membantu satu untuk memilih komputer. Seringkali mesin diukur split pada ukuran yang berbeda. Misalnya, satu sistem mungkin menangani aplikasi ilmiah cepat, sementara yang lain mungkin memainkan video game populer lebih lancar. Selanjutnya, desainer telah dikenal untuk menambahkan fitur khusus untuk produk mereka, baik dalam perangkat keras atau perangkat lunak, yang memungkinkan sebuah patokan khusus untuk mengeksekusi cepat tetapi tidak menawarkan keuntungan yang sama dengan lainnya, tugas-tugas yang lebih umum.

Konsumsi daya

Konsumsi daya merupakan kriteria desain bahwa faktor-faktor dalam desain komputer modern. Efisiensi daya sering dapat diperdagangkan untuk kinerja manfaat atau biaya. pengukuran khas dalam hal ini adalah MIPS / W (jutaan instruksi per watt).

Dengan meningkatnya kepadatan daya sirkuit modern sebagai jumlah transistor per skala chip ( hukum Moore ), efisiensi daya yang telah menjadi semakin penting. Desain prosesor terbaru seperti Intel Core 2 lebih menekankan pada efisiensi daya yang meningkat. Juga, dalam dunia komputasi embedded, efisiensi daya telah lama dan tetap merupakan tujuan penting berikutnya untuk throughput dan latency.

Lihat juga

Catatan

Referensi

1. ^ John L. Hennessy dan David A. Patterson Arsitektur Komputer:. Sebuah Pendekatan Kuantitatif (Edisi Ketiga ed.). Morgan Kaufmann Publishers.

2. ^ Laplante, Phillip A. (2001). Kamus Ilmu Komputer, Teknik, dan Teknologi. CRC Press. hlm 94-95. ISBN 0849326915 .

3. ^ "Komputer arsitektur: dasar-dasar dan prinsip-prinsip desain komputer" oleh Joseph D. Dumas 2006. halaman 340.

ARSITEKTUR KOMPUTER

Arsitektur Komputer


1.Perubahan Definisi Arsitektur Komputer
• 1950 -1960 : Arsitektur komputer adalah suatu komputer aritmatik
• 1970 – pertengahan 1980 : Arsitektur komputer adalah suatu desain instruksi untuk suatu kompiler
• 1990 : Arsitektur komputer adalah suatu bentuk desain CPU, sistem
memori, sistem I/O, multiprosesor dan network komputer
• 2010 : Arsitektur komputer : suatu sistem yang dapat beradaptasi
sendiri, struktur yang dapat mengorganisasikan sendiri, sistem DNA

2. Arsitektur Komputer adalah desain komputer yang meliputi :


1. Set instruksi
2. Komponen hardware
3. Organisasi atau susunan sistemnya


3. Ada 2 bagian pokok arsitektur computer


1. Instructure Set Architecture
Spesifikasi yang menentukan bagaimana programmer bahasa
mesin berinteraksi dengan komputer
2. Hardware System Architacture
Meliputi subsistem hardware dasar yaitu CPU, Memori dan
I/O system


4. Cara untuk melakukan perubahan pada arsitektur
1. Membangun array prosesor
2. Menerapkan proses pipelining
3. Membangun komputer multiprosesor
4. Membangun komputer dengan arsitektur lain.


5. Mesin Von Neumann

Kriteria mesin Von Neumann :
1. Mempunyai subsistem hardware dasar yaitu sebuah CPU,
sebuah memori dan sebuah I/O sistem
2. Merupakan stored-program computer
3. Menjalankan instruksi secara berurutan
4. Mempunyai jalur (path) bus antara memori dan CPU

Mesin Non-Von Neumann :
Pada tahun 1966, Flyyn mengklasifikasikan arsitektur komputer berdasarkan sifatnya yaitu :
1. Jumlah prosesor
2. Jumlah program yang dapat dijalankan
3. Struktur memori

6. Menurut Flyyn ada 4 klasifikasi komputer :
1. SISD (Single Instruction Stream, Single Data Stream)
2. SIMD (Single Instruction Stream, Multiple Data Stream)
3. MISD (Multiple Instruction Stream, Single Data Stream)
4. MIMD (Multiple Instruction Stream, Multiple Data Stream

7. Beberapa atribut yang digunakan untuk mengukur
kualitas komputer :
1. Generalitas
2. Daya Terap (Applicability)
3. Efesiensi
4. Kemudahan Penggunaan
5. Daya Tempa (Maleability)
6. Daya Kembang (Expandibility)
8. Beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan
Arsitektur komputer, tiga diantaranya adalah :
1. Manfaat Arsitektural
2. Kinerja Sistem
3. Biaya Sistem

Ada empat ukuran pokok yang menentukan
keberhasilan arsitektur, yaitu manfaat arsitekturalnya
yaitu :
1. Aplicability
2. Maleability
3. Expandibility
4. Comptible


Untuk mengukur kinerja sistem,ada serangkaian program yang
standard yang dijalankan yang biasa di sebut Benchmark pada
komputer yang akan diuji

Ukuran Kinerja CPU:
1. MIPS (Million Instruction PerSecond)
2. MFLOP (Million Floating Point PerSecond)
3. VUP (VAX Unit of Performance)

Ukuran Kinerja I/O Sistem :
1. Operasi Bandwith
2. Operasi I/O Perdetik

Ukuran Kinerja Memori :
1. Memoy Bandwith
2. Waktu Akses Memori
3. Ukuran Memori

Biaya dapat diukur dalam banyak cara diantaranya
1. Reliabilitas
2. Kemudahan Perbaikan
3. Konsumsi daya
4. Berat
5. Kekebalan
6. Interface Sistem Software